Dalam Bayangmu - Chapter 5
Chapter 5 Cinta itu bukan hanya perkara kau dan aku bersama. Namun bagaimana cara menghargai sebuah rasa yang ada, menghargai setiap pertengkaran yang terjadi, menghargai akan karakter dari pasangan, menghargai segala perbedaan yang ada, dan mengerti bahwa kata "Putus" tidak bisa diucapkan lewat emosional tinggi dan keegoisan. ~~~ Kamu tahu gak, selepas aku tahu soal hubunganmu dengan laki-laki bernama Putra itu aku hanya bisa memendamnya sendiri. Gak, aku gak akan kasih tahu kamu. Karena aku yakin kamu pasti kembali. Tapi, Kenyataannya, sudah sebulan berlalu. Kamu dan ruang sendiri-mu, oh, mungkin lebih tepatnya, kamu dan selingkuhanmu, hidup berbahagia tanpa pernah sekalipun menoleh ke belakang. Menoleh kepadaku yang masih menunggumu. Mengharapkanmu. Jika aku mengembalikan pertanyaan ini ke kamu, aku sudah bisa menebak jawabannya. "Kamu kangen gak sama aku?" *** Kini ku tahu bila cinta tak bertumpu pada status Semua orang...