AKU RINDU




Sepintas rindu mulai menggerogoti hati. Hati yang mulai terhempas angan-angan. Aku berbisik dalam kesunyian.
            “Kenapa ini harus berakhir? Aku tidak ingin kau pergi secepat ini.”
            Hening.
            Seketika kalbu masuk kedalam jiwa dan berkata, “Kamu tidak sendiri. Kamu akan selalu ada yang menemani.”
            Apakah itu sebuah harapan? Harapan dan jawaban dari kegundahan hati?!
            Entah apa yang aku pikirkan. Lelah. Cemas. Bimbang. Rindu. Berkumpul menjadi satu.

            Aku ingat saat itu. Dikala kita sedang berdua, kau menatap mataku dan berkata.
            “Aku sayang kamu.”
            Namun, itu hanya tinggal kenangan. Kenangan itu tertinggal disini, disudut jalan ini



Entah sebagai awal atau akhir, aku tetap menginginkanmu sebagai tokoh utama dari setiap inci cerita bahagia dan sedihku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mt.Gede 2.958 mdpl

Dalam Bayangmu - Chapter 4

Lapang Dada