I’m a Sunflower
Aku adalah
sekuntum bunga
Wangiku tak
seharum Melati
Bentukku tak
seindah Mawar
Aku adalah sekuntum
Bunga Matahari
Aku selalu menghadap
sang Matahari
Menikmati setiap
detik dan momen
Saat-saat dimana
merasakan hangatnya tatapan matahari
Menatapnya dengan
senyum yang selalu tersungging
Berharap kalau-kalau
dia melihat senyumku walau sekilas
Tapi aku hanyalah
Bunga Matahari
Aku dan Matahari
adalah dua hal yang berbeda
Sejagat raya ini
membutuhkannya
Sedangkan aku,
Aku sama sekali
tidak penting
Dan sudah jadi
takdir
Matahari
berpasangan dengan Rembulan
Aku tertawa dan
terus tertawa
Sulit sekali
untuk berhenti
Mentertawakan kebodohanku
sendiri
Maka,
Aku mulai tertawa
sambil menangis
Untuk sekuntum
Bunga Matahari yang rendah ini
Apalah jika
dibandingkan dengan Rembulan?
Ya... Inilah aku
Bunga jelek yang
dengan tololnya berusaha menyaingi Rembulan
Untuk sekuntum
Bunga Matahari
Yang ditakdirkan
hanya bisa menatap Matahari
Dari jauh
Bukan untuk
memilikinya

Komentar
Posting Komentar