Aku Yang Mengagumimu
Aku selalu mengagumimu dari kejauhan
Yang selalu memikirkanmu dalam kesendirian
Aku mengerti akan ada pelangi setelah hujan
Seperti siang yang akan menjemput malam
Satu yang sampai sekarang tidak aku pahami
Sampai kapan rasa ini bertahan untukmu
Aku pengagum setiamu
Yang tak pernah kau tahu keberadaannya
Hatiku memang sakit
Ketika aku tidak bisa berkata bahwa aku mencintaimu
Apakah kau tak memiliki hati?
Sehingga untuk merasakan cintaku pun kau tak mampu
Apakah kau tak memiliki mata?
Sehingga tak bisa melihat curahan perhatianku untukmu
Aku yang mencintaimu dalam melodi kebisuan
Dalam alunan ketidakberdayaan nada cinta
Entah sampai kapan rasa ini aku simpan
Saat aku tak tahu bagaimana cara mengungkapkannya
Selama nafas masih mengalun dalam raga
Selama jantung masih memukul dalam jiwa
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Seperti embun yang tertimpa sinar matahari yang menjadikannya mempesona
Komentar
Posting Komentar